Sejarah GMIM Sentrum Imanuel Kumelembuai

Dengan dilandasi pesan Kristus “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan babtislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus” (Mat :28:19) maka di Eropa pada tahun 1919 berkobar semangat untuk menyebarkanagama Kristen diseluruh dunia, dengan membentuk organisasi pekabaran Injil. Salah satunya terdapat di Belanda yaitu Nederlandsch Zendeling Genootschap (NZG) satu organisasi pekabaran injil darigereja reformasi (protestan) aliran Calvin . Para zendeling tanpa mengenal lelah, dan resiko bahaya menjelajahi samudra luas, daratan, masuk keluar belantara, rawa-rawa, dengan satu tujuan emembawa anak negeri ke pangkuan Yesus Kristus.

Baca lebih lanjut

Lambang GMIM dan BIPRA

Syalom, damai di hati.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mencatat bahwa Lambang adalah sesuatu seperti tanda (lukisan, lencana, dan sebagainya) yang menyatakan suatu hal atau mengandung maksud tertentu.

Berikut ini penulis memuat lambang-lambang dalam lingkup Gereja Masehi Injili di Minahasa yang sering digunakan dalam menunjang pelayanan di Gereja misalnya dalam draft surat resmi Gereja, pembuatan baliho dan penggunaan multimedia lain.

Baca juga Arti Lambang GMIM

Baca lebih lanjut